Dinas Pendidikan Bersama PGRI Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir

Dinas Pendidikan Bersama PGRI Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir

Tangerang Kota, jurnalkota.id

Banjir yang menggenangi di beberapa wilayah di Kota Tangerang mengetuk hati nurani para dermawan. Seperti yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Tangerang bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, H Jamaludin, mengatakan, menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) di 3 lokasi, yaitu diantaranya di posko banjir MUI, posko Kecamatan Cibodas, dan posko Karang Tengah. Adapun bentuk bansos yang diberikan yaitu berupa sembako, makanan cepat saji, perlengkapan balita, dan nasi bungkus.

“Bansos yang kita salurkan ke posko MUI yaitu berupa, Indomie sebanyak 40 dus, minyak goreng sebanyak 24 pcs, telur 56 kilogram, beras 200 kilogram dan pempers 3 dus,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, H. Jamaludin saat dikonfirmasi, Minggu (21/2/2021).

H. Jamaludin, menambahkan adapun di lokasi kedua bansos disalurkan, ke posko Kecamatas Cibodas, dengan jumlah bansos yang diberikan, yaitu di antaranya, indomie sebanyak 21 dus, beras 50 kilogram, minyak goreng 12 pcs, telur 24 kilogram, garam 1 pak , pempers 2 dus, dan 1.100 nasi bungkus. Sementara itu untuk lokasi penyaluran bansos ke 3 di posko Karang Tengah dan Kecamatan Ciledug sebanyak 600 nasi bungkus.

H.Jamaludin berharap, agar bantuan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kota Tangerang dan PGRI dapat membantu meringankan beban para korban banjir.

“Semoga dengan apa yang kita berikan hari ini dapat bermanfaat untuk para korban banjir,” harapnya.

Di kesempatan yang sama, H. Jamaludin juga meninjau kondisi banjir yang terjadi di SMPN 24 Kota Tangerang. Menurutnya, kondisi air yang menggenangi sekolah yang berlokasi di wilayah Kelurahan Pondoh Bahar itu sudah mulai surut.

“Ketinggian air tadi pagi mencapai, sekitar satu meter tiga puluh sentimeter, dan saat ini tepatnya pukul dua belas empat puluh tiga menit surut menjadi delapan puluh sentimeter,” pungkasnya.

 

Penulis : Dede

 

Serma Sutanto Bantu Evakuasi Warga Korban Banjir

Serma Sutanto Bantu Evakuasi Warga Korban Banjir

Tangerang, jurnalkota.id

Banjir yang terjadi di Perumahan Rajeg Terrace Desa Sukamanah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang mengakibatkan Puluhan rumah terendam banjir selutut orang dewasa, Sabtu (20/02/2021).

Serma Sutanto Babinsa Desa Sukamanah turut yang membantu evakuasi korban banjir menjelaskan bahwa banjir yang terparah, yaitu di RT 07 dan yang harus segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. ” Korban yang terdampak harus segera dievakuasi, terutama ibu hamil dan anak anak,” ujarnya di lokasi.

“Awalnya mereka tidak mau dievakuasi, tetapi tetap saya bujuk. Akhirnya mereka mau dievakuasi,” katanya.

Sutanto juga menjelaskan pengungsi sementara ditampung di yayasan Auladi Islami yang dekat dengan lokasi banjir. ” Sementara ada puluhan Kepala keluarga yang sudah mengungsi, kemungkinan akan terus bertambah mengingat air yang belum juga surut,” ujarnya.

Dia juga berpesan agar warga selalu waspada banjir susulan mengingat musim hujan masih berlangsung. ” Selalu waspada, jaga kesehatan dan selalu berdoa agar banjir cepat surut,” pungkasnya.

Penulis: Firli

Peduli Korban Banjir dan Tanah Longsor, Jalasenastri Berikan Bansos ke Prajurit TNI AL

Peduli Korban Banjir dan Tanah Longsor, Jalasenastri Berikan Bansos ke Prajurit TNI AL

Tanjungpinang, jurnalkota.id

Ketua Umum Jalasenastri, Ny Vero Yudo Margono melalui Ketua Koordinator Cabang IV Daerah Jalasenastri Armada I (Korcab IV DJA I), Ny Helena Indarto Budiarto, memberikan Bantuan Sosial (Bansos) berupa perlengkapan perorangan kepada korban banjir dan tanah longsor.

Bantuan sosial tersebut diberikan kepada Prajurit dan PNS TNI Angkatan Laut yang menjadi korban banjir dan tanah longsor. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Detasemen Markas (Denma) Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jalan Yos Sudarso, No.1, Batu Hitam, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (27/1/2021).

Pada kesempatan tersebut Ny Helena memberikan Bansos secara simbolis kepada salah satu korban tanah longsor, yaitu Sertu Marinir Beni Edi Darmadi disaksikan oleh para korban banjir lainnya.

Prajurit dan PNS TNI Angkatan Laut yang menerima Bansos, yaitu dari Mako Lantamal IV 3 KK, Yonmarhanlan IV 9 KK, Lanal Tanjung Balai Karimun 2 KK, Lanal Batam 2 KK serta Prajurit yang masih bujang atau tidur dalam sebanyak 19 orang.

Bansos tersebut berjumlah 719 paket yang terdiri dari handuk 96 helai, baju kemeja dewasa 36 buah, celana pendek dewasa 99 buah, pakaian dalam (anak-anak putra 72 buah, anak-anak putri 72 buah, dewasa 120 buah, Bra 54 buah), baju daster 50 buah dan kerudung 120.

Usai acara Bansos, Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Lantamal IV Mayor Marinir Saul Jamlaay mengatakan, Bansos ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Jalasenastri terhadap keluarga TNI Angkatan Laut yang terdampak musibah bencana banjir dan tanah longsor beberapa minggu lalu di wilayah Kepri,” ujar Kadispen Lantamal IV, Mayor Marinir Saul Jamlaay.

Pemberian Bansos ini langsung dari Ketua Umum Jalasenastri Ny Vero kepada para korban, semoga Bansos ini dapat meringankan beban bagi keluarga korban.

“Musibah ini harus kita terima karena ada rencana Tuhan yang terbaik. Tetap semangat dan bangkit kembali, syukuri apa yang telah terjadi karena pasti akan digantikan yang lebih baik lagi,” tutur Mayor Saul.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Korcab IV DJA I, Ny Dewi Andi Rahmat dan pengurus Korcab IV DJA I.

Penulis : Antoni
Editor    : Pang

Cuaca Ekstrem, Kapolres Lingga Perintahkan Personel Bantu Warga Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem, Kapolres Lingga Perintahkan Personel Bantu Warga Terdampak Banjir

Lingga, jurnalkota.id

Kapolres Lingga, AKBP Arief Robby Rachman, S.H,S.I.K, M.SI pantau langsung pemukiman warga yang berada di sekitar pesisir pantai, karena adanya cuaca ekstrem yang mengakibatkan air laut masuk ke tempat pemukiman warga di Kecamatan Singkep dan Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (13/01/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Lingga didampingi Waka Polres Lingga Kompol M.Tahang,S.Ag dan PJU Polres Lingga, diikuti Personel Sat. Binmas Polres Lingga.

AKBP Arief Robby Rachman mengatakan, dilakukan kunjungan ke pemukiman warga yang berada pesisir pantai guna melihat langsung keadaan warga dan rumah warga, karena adanya cuaca ekstrem mengakibatkan air laut masuk ke pemukiman warga.

“Selain melakukan pengecekan terhadap pemukiman warga juga memerintahkan kepada personel Kepolisian Resor (Polres) Lingga, untuk melakukan evakuasi terhadap barang-barang milik warga yang rumahnya terkena gelombang air laut, dan memberikan imbauan kepada warga yang rumahnya berada di pesisir pantai, selalu waspada terhadap angin kencang dan gelombang tinggi,” ujar AKBP Arief Robby Rachman.

Lanjut, AKBP Arief Robby Rachman menjelaskan, bahwa keadaan cuaca di wilayah Kabupaten Lingga dalam beberapa hari ke depan perlu diwaspadai karena situasi sekarang ini musim hujan disertai angin kencang, mengakibatkan air laut pasang tinggi disertai gelombang tinggi, bisa membahayakan jiwa warga dan pemukiman warga yang berada sekitar pesisir pantai.

“Sehubungan cuaca ekstrem sekarang ini diharapkan masyarakat Kabupaten Lingga selalu waspada terhadap adanya tanah longsor, banjir dan angin kencang serta tingginya gelombang laut yang dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun harta benda,” tutur Kapolres.

Penulis : Antoni
Editor   : Pang

Akses Jalan Putus Akibat Banjir, Bupati Bintan Segera Buat Jalan Alternatif

Akses Jalan Putus Akibat Banjir, Bupati Bintan Segera Buat Jalan Alternatif

Bintan, jurnalkota.id

Pasca terjadi bencana banjir dan tanah longsor yang membuat akses sejumlah jalan rusak, Bupati Kabupaten Bintan, Apri Sujadi memimpin rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bintan di Kantor Bapelitbang Bintan, Selasa (12/1/2021), guna melakukan upaya-upaya penanganan darurat agar cepat dilakukan.

Dalam rapat tersebut, April meminta agar Dinas PUPR Bintan segera melakukan upaya penanganan sementara, agar akses transportasi masyarakat dapat tetap berjalan.

“Kita meminta beberapa OPD terkait untuk membuat skema penanganan sementara, agar akses transportasi masyarakat tetap berjalan. Salah satunya dengan membuat alternatif jalur serta upaya penanganan sementara agar badan jalan tidak tambah tergerus,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan, terkait infrastruktur jalan diperlukan koordinasi karena ada yang bisa langsung ditangani Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, dan ada juga yang harus dikoordinasikan ke tingkat Provinsi, karena menyangkut status jalan. Dikatakannya, untuk pemulihan infrastruktur hingga saat ini setidaknya diperlukan sekitar Rp. 60 miliar guna penanganan tersebut.

“Untuk jalan yang berstatus Provinsi tentunya harus dikoordinasikan kembali sesuai mekanisme. Sedangkan untuk jalan yang berstatus kabupaten nantinya dapat langsung dikerjakan,” tambahnya.

Lanjut April, khusus untuk penanganan banjir di Tanjung Uban dan Kijang, tentunya diperlukan perencanaan yang lebih komprehensif. Di mana Pemkab Bintan dalam waktu dekat, akan berkoordinasi bersama Satker BWS Kepri untuk membuat bangunan pintu air agar bencana banjir tersebut tidak terulang kembali lagi.

“Kita akan koordinasi untuk membuat bangunan pintu air, bersama Satker BWS agar hal ini bisa ditangani dan tentunya melalui alokasi APBN, dan alhamdulillah saat ini BWS Kepri sudah membuat perencanaan, terkait penanganan tersebut tinggal nantinya kita bicarakan bersama Pertamina dan TNI AL dalam pengadaan lahannya,” tutup April.

Penulis : Antoni
Editor : Pang

Tanjungpinang Dilanda Banjir, Prajurit Lanud RHF Sigap Evakuasi Warga

Tanjungpinang Dilanda Banjir, Prajurit Lanud RHF Sigap Evakuasi Warga

Tanjungpinang, jurnalkota.id

Hujan deras yang mengguyur Kota Tanjungpinang sejak dini hari mengakibatkan banjir yang terjadi di sejumlah titik, salah satunya di Jalan Nusantara KM 12,5, sehingga memutus arus transportasi antara Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan serta menenggelamkan puluhan rumah warga, Sabtu (2/1/2021).

Mengetahui situasi tersebut, Komandan Pangkalan TNI AU Raja Haji Fisabilillah Kolonel Pnb Andi Wijanarko memerintahkan Kepala Dinas Operasi Lanud RHF Letkol Lek Agus Budi Purwoko, S.T. agar menggerakan prajurit untuk segera bertindak dengan sigap mengevakuasi warga yang terjebak banjir, dengan menurunkan puluhan prajurit, truk pengangkut, perahu karet, serta membangun tenda lapangan dilengkapi dengan velbed sebagai tempat evakuasi.

“Kita gerakkan prajurit dan seluruh fasilitas kita, untuk memberikan bantuan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir,” tutur Kadisops Lanud RHF.

Lebih lanjut, Kadisops menyebutkan pihaknya menurunkan satu unit perahu karet yang digunakan prajuritnya untuk mengevakuasi warga yang sulit dijangkau akibat arus yang deras serta ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa.

“Kita juga siap kan beberapa Life Jacket untuk membantu evakuasi warga, terutama warga lanjut usia, anak-anak dan kaum perempuan dievakuasi terlebih dahulu,” tuturnya.

Selama proses evakuasi berlangsung, Prajurit Lanud RHF juga dibantu oleh warga setempat, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tanjungpinang, Basarnas Tanjungpinang, Lanudal Tanjungpinang, serta Komunitas Tanjungpinang Jeep Adventure Club.

Sementara, Komandan Lanud RHF, Kolonel Pnb Andi Wijanarko, di tempat kejadian secara aktif membantu proses evakuasi serta berpesan kepada warga agar tetap tenang dan tidak panik ketika menghadapi bencana banjir.

“Kita harapkan warga tetap tenang, tidak perlu panik, Prajurit Lanud RHF senantiasa siap memberikan bantuan dan evakuasi yang terdampak banjir,” ungkapnya.

Setelah 7 jam proses evakuasi, banjir perlahan surut, namun Danlanud RHF tetap menyiagakan sejumlah pasukan untuk berjaga apabila terjadi banjir susulan dan membantu warga yang masih berada di tenda evakuasi.

 

Penulis : Antoni
Editor   : Pang

Satgas Banjir Lantamal IV  Evakuasi Warga  di  Sejumlah Wilayah Kota Tanjungpinang

Satgas Banjir Lantamal IV Evakuasi Warga di Sejumlah Wilayah Kota Tanjungpinang

Tanjungpinang, jurnalkota.id

Satuan Tugas Banjir Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Satgas Banjir Lantamal) IV Tanjungpinang melaksanakan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepualaun Riau (Kepri), Sabtu (2/1/2021).

Hujan deras yang mengguyur Kota Tanjungpinang sejak Jumat sore sampai Sabtu siang ini, membuat sebagian wilayah kota Tanjungpinang tergenang banjir sampai dengan terjadinya tanah longsor.

Beberapa titik banjir yang berhasil dievakuasi oleh Satgas Lantamal IV, di antaranya, rumah pribadi Ratna (PNS Lantamal IV) di Jl. Bhayangkara bawah, Jl. Bhayangkara Gg. Nipa, Kampung Kolam belakang Komplek TNI Angkatan Laut Rajawali, Perum Nusaraya Jl.Hanjoyo Putro Batu 8 atas.

Sementara itu tanah longsor terjadi di rumah pribadi Sertu Marinir Beny dan Kopka Marinir Ervan anggota Yonmarhanlan IV, di Jl.Pembakaran Mayat Km 8 atas Tanjungpinang.

Kedatangan Tim Satgas Banjir Lantamal IV yang mendatangi sejumlah tempat lebih cepat, disambut baik oleh warga yang terdampak banjir, Selain seluruh personel berkerja bahu membahu berjibaku dengan genangan air banjir dan tanah longsor dan juga Asops Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Hariyo Purnomo, M.M., berkesempatan memberikan makanan kepada masyarakat.

Satgas Banjir Lantamal IV mengerahkan puluhan personel dari Mako Lantamal IV dan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV, yang dipimpin langsung oleh Letkol Marinir Kemal Mahdar, S.H., M.Tr, Opsla.

Di sela-sela evakuasi warga, Danyonmarhanlan IV menjelaskan, saat ini pihaknya, sedang membantu mengevakuasi masyarakat di Jl.Hanjoyo Km.8 atas, ada beberapa orang tua dan anak-anak yang berhasil kita evakuasi menggunakan perahu karet.

“Sejak mendapat informasi awal bahwa di daerah Km 8 Tanjungpinang terjadi banjir karena hujan lebat yang mengguyur semalaman, sehingga mengakibatkan air meluap tinggi sampai mengakibatkan banjir dan tanah longsor,” sebut Danyonmarhanlan IV.

Ditambahkan, Yonmarhanlan IV selalu menyiagakan personel untuk menghadapi banjir, tatkala memasuki musim penghujan, hal tersebut untuk mengantisipasi terjadi bencana alam seperti saat ini,” pungkasnya.

 

Penulis : Antoni
Editor    : Pang

Sungai Ci Ujung Meluap, Sejumlah  Kampung di Desa Gandayasa  Banjir

Sungai Ci Ujung Meluap, Sejumlah Kampung di Desa Gandayasa Banjir

Kabupaten Serang, jurnalkota.id

Sejumlah kampung terendam akibat luapan debit air Sungai Ci Ujung-Ci Bongor di Gandayasa Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang,
Senin (7/12/2020) sore.

Saat Jurnal Kota ke lokasi banjir, tampak sudah banyak relawan yang membantu evakuasi banjir tersebut, yaitu Tim Pramuka peduli se-Kecamatan Cikeusal, Tim reaksi cepat tingkat Kabupaten Serang.

Saat tim gabungan reaksi cepat tanggap mendatangi Suji selaku Kepala Desa (Kades) Gandayasa. Kades terjebak banjir di arus jalan lokasi yang akan dilalui, sehingga belum bisa ke lokasi karena banjir tersebut.

Suji memberikan informasi melalui pesan WhatsApp via hand phone menjelaskan, laporan banjir.

Kecamatan Cikeusal
Desa Gandayasa
Jam 15. 30 WIB
Senin 7 Desember 2020 hanya

Terendam Air Luapan Ciujung – Cibongor
1. Rumah Warga :
Kp. Bagoang rt.006/02
> 6 rumah
> 7 Kepala Keluarga
> 16 jiwap

Kp. Bagoang rt.007/02

> 22 Rumah
> 24 Kepala Keluarga
* 52 jiwa

Kp. Bagoang rt.008/02
> 8 rumah
> 10 Kepala Keluarga
> 27 Jiwa
》 Kp. Bagoang rt.009/02
> 1 Rumah
> 1 kepala keluarga
> 3 jiwa

Kp. Bagoang rt.010/021

2 rumah> 15 Kepala Keluarga> 40 orang

Kp. Rks Panjang rt.11/03
> 23 Rumah
> 26 Kepala Keluarga
> 62 orang

Kp. Rks Panjang Rt.12/03
* 13 rumah
* 16 Kk
* 41 orang

Kp. Rks Panjang rt.13/03
* 17 rumah
* 20 kk
* 55 Orang
2. Areal Pertanian

Sawah Produktif 110 Ha
3. Tempat usaha
3 unit Heller

“Demikian Laporan sementara, Gandayasa, 07 Desember 2020,” tutur Kepala Desa Gandayasa.

Penulis : Deni

Banjir  di Garut Selatan Diduga  Disebabkan Kerusakan Hutan

Banjir di Garut Selatan Diduga Disebabkan Kerusakan Hutan

Garut, jurnalkota.id

Banjir yang kerap terjadi di Garut Selatan diduga kuat disebabkan kerusakan hutan atau daerah resapan air. Hal tersebut disampaikan  Komandan Kodim (Dandim) 0611 Garut, Letkol CZi Deni usai melakukan tinjauan langsung ke lapangan, menggunakan helikopter bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dalam peninjauan tersebut, ungkap Deni, di kawasan pegunungan Garut Selatan yang seharusnya ditumbuhi pohon keras menjadi palawija. “Banyak tanaman sayuran, tomat, kentang, kolo, dan lainnya. Jadi ada alih fungsi lahan di sana yang seharusnya menjadi daerah resapan air,” ujarnya, belum lama ini.

Dandim menduga terdapat ratusan hektare kerusakan hutan di Garut Selatan. Walau begitu, kata Dandim, pihaknya tidak menyalahkan siapa-siapa dalam terjadinya alih fungsi lahan itu.

“Kita sudah melakukan rapat dengan sejumlah pihak untuk memperbaiki kawasan hulu yang sudah rusak, akibat alih fungsi lahan itu,” ungkapnya.

Sementara laporan dari masyarakat yang enggan menyebut namanya, juga membenarkan banyak terjadi kerusakan hutan di hulu sungai yang mengalir ke daerah Garut Selatan.

Bencana banjir bandang tahun 20216, rupanya belum menjadi pelajaran pemangku hutan untuk memperbaiki kerusakan alam tersebut.

Dalam hal ini para pemangku hutan harus bertanggung jawab, karena dari data tahun 20216 kerusakan hutan yang terjadi di Garut banyak terjadi pada hutan lindung.

Bahkan penebangan pohon liar terkesan dibiarkan oleh petugas pemangku hutan. Bahkan disinyalir ada permainan tidak sedap antara penebang pohon dan oknum petugas instansi pemangku hutan,” katanya.

Penulis: H.Ujang Selamet

About Jurnal Kota.id

Portal berita yang menyajikan informasi aktual, fakta dan terpercaya. Lahir dengan moto “Bicara Sesuai Fakta”. Keseimbangan dalam menyajikan realita dengan Cover Both Side. Disajikan dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat dan referensi untuk para pengambil keputusan.

Media Jurnal Kota terbit dalam bentuk cetak dan media online. Untuk pemasangan iklan cetak dan online dapat menhubungi (021) 54331420

Penerbit : PT. Media Tiga Serangkai
Rukan Gading Kirana Blok D 6 No. 32 Kelapa Gading Jakarta Utara 14240
Telp. (021) 45874085 Fax. (021) 45878796
jurnalkota03@gmail.com / jurnalkota2020@gmail.com

Jurnal Kota.id
(021)45874085

Mobile : 081218881273 –
jurnalkota03@gmail.com – juralkota2020@gmail.com