Dukung Permenhub 25/2020, PT AP II Stop Penerbangan Komersial

Jakarta, jurnalkota.id
Seluruh bandara PT Angkasa Pura II (Persero) dipastikan tetap beroperasi, di mana pada periode 24 April – 1 Juni 2020 hanya melayani penerbangan kargo dan sejumlah penerbangan khusus. Namun untuk penerbangan penumpang berjadwal dan tidak berjadwal sementara waktu tidak dioperasikan pada periode tersebut.
Menurut VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.
Ia mengatakan perseroan memiliki 4 opsi pola operasional yang dapat disesuaikan sesuai dengan kondisi yang ada. “PT Angkasa Pura II tengah berkoordinasi dengan Kemenhub mengenai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis terkait Permenhub tersebut untuk kemudian kami akan menyesuaikannya dengan pola operasional di seluruh bandara. Yang pasti, bandara tetap beroperasi untuk melayani penerbangan kargo dan sejumlah penerbangan khusus,” papar Yado Yarismano
Lebih jauh ia mengatakan,  bahwa operasional bandara m
masih terus berjalan untuk melayani penerbangan Pimpinan lembaga tinggi Negara Republik Indonesia dan tamu/wakil kenegaraan dan perwakilan organisasi internasional. “Termasuk operasional penerbangan khusus repatriasi (repatriasi flight) pemulangan WNI maupun WNA serta operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat,” ujarnya.
Selain itu juga ada operasional Angkutan Kargo (kargo penting dan esensial). Pesawat konfigurasi penumpang dapat digunakan untuk mengangkut kargo di dalam kabin penumpang (passenger/cabin compartement) khusus untuk pengangkutan kebutuhan medis, kesehatan, dan sanitasi serta pangan,” tukasnya.
Operasional lainnya yang juga  isa dilakukan adalah dengan seijin dari Menteri dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19. “Sebagai bandara alternatif apabila terdapat pesawat yang mengalami kendala teknis dan operasional, dan membutuhkan bandara untuk mendarat. Serta penerbangan yang mengangkut sampel infection substance COVID-19,” tukasnya.
Sekedar diketahui, saat ini PT Angkasa Pura II mengelola 19 bandara yaitu Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Kualanamu (Deli Serdang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Silangit (Tapanuli Utara).
Kemudian Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Supadio (Pontianak), Banyuwangi, Radin Inten II (Lampung), Husein Sastranegara (Bandung), Depati Amir (Pangkalpinang), Sultan Thaha (Jambi), HAS Hanandjoeddin (Belitung), Tjilik Riwut (Palangkaraya) dan Kertajati (Majalengka), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Sultan Iskandar Muda (Aceh) dan Minangkabau (Padang).(Sya)
PSBB Hari Ketiga di Negalsari Berjalan Lancar

PSBB Hari Ketiga di Negalsari Berjalan Lancar

Tangerang, jurnalkota.id

Hari ke 3 pemberlakuan PSBB di Kecamatan Neglasari tepatnya di check point Perimeter Selatan, Kecamatan Neglasari, Kabupaten Tangerang mulai dilaksanakan pada pukul. 06.00, Senin (20/4/2020).

“Hari ini sudah memasuki hari ke 3 Alhamdulillah sampai saat ini berjalan cukup maksimal. Hanya masih ada kendaraan-kendaraan roda empat ysng diisi oleh penumpang lebih dari empat orang,” kata Camat Neglasari, H.Ubidillah Ansari.

Menurut dia, seharusnya untuk kendaaran yang berkapasitas 4 orang hanya memuat 2-3 orang saja, namun saat ini masih terdapat banyak pelanggaran. Selain itu, angkutan umum juga banyak yang membandel, penumpangnya masih ada saja yang duduk di depan di samping supir. “Kami juga meminta agar para penumpang tidak duduk berdekatan. Kami akan terus mensosialisasikan hal ini,” ucapnya.

Untuk pelanggaran kendaraan beroda dua menurutnya  juga masih tetap banyak, terutama yang tidak memakai masker. “Yang berboncengan juga banyak tapi rata-rata masih dalam 1 keluarga, bukan ojek online/bukan pengangkut orang,” ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa jalur Selapajang merupakan jalur untuk ke arah kabupaten, jadi untuk kegiatan check point ini dilakukan dari jalur Perimeter Selatan ini. “Jalur Perimeter Selatan ini juga merupakan jalur dari arah Bandara dan jalur ke arah Toll Jakarta, untuk ia meminta para petugas untuk tetap semangat. In syaa Allah mudah-mudahan tidak ada masalah apa-apa,” ucapnya.

“Kita semua berharap mudah-mudahan PSBB di Kota Tangerang ini berjalan sesuai keinginan kita bersama untuk memutus tali rantai Covid-19 ini secepatnya,” tambah Ubidillah.

Sementara para petugas yang bertugas di Check Point  adalah gabungan yaitu tergabung dari Polres, Polsek, Dishub, Koramil, Pol PP dan dibagi dalam dua shift yang masing-masing terdiri dari 12 orang.

“Untuk jumlah keseluruhan yang bertugas di sini ada 60 orang karena kami bagi dalam beberapa titik, tetapi untuk yang bertugas di Check Point yang berada Neglasari ini dibagi menjadi 2 shift di mana shift ke 1 bertugas dari pukul. 06.00 sampai pukul 18.00 dan untuk yang bertugas di shift 2 mulai dari pukul 18.00 sampai jam 06.00 pagi.(Sya)

Penulis: Rusli H

 

Beasiswa Pertamina Sobat Bumi Siap Jaring 280 Mahasiswa

Beasiswa Pertamina Sobat Bumi Siap Jaring 280 Mahasiswa

Jakarta, jurnalkota.id
Pertamina Foundation melalui program iconic PFprestasi,  membuka kesempatan beasiswa bagi mahasiswa yang cerdas, kreatif, peduli lingkungan dan sedang menempuh studi S1/Diploma di kampus mitra.
Menurut Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, penerima beasiswa dengan jargon Sobat Bumi itu merupakan generasi pilihan dengan karakter ramah lingkungan, dan aktif sebagai kader gerakan sosial. “Hingga saat ini sudah ada 1.668 orang alumni penerima beasiswa Pertamina yang terikat dalam perkumpulan komunitas Sobat Bumi Indonesia dengan jaringan yang tersebar luas ke seluruh Indonesia,” kata Agus di Jakarta, Sabtu (18/4/2020).
Ia mengungkapkan, bahwa jenis beasiswa dan mitra perguruan tinggi tahun 2020 meliputi Beasiswa S-1 Reguler, Beasiswa Vokasi dan Beasiswa Afirmasi Daerah Operasi. “Jenis Beasiswa Pertamina Sobat Bumi S-1 Reguler hanya berlaku bagi mahasiswa yang berkuliah di kampus mitra Pertamina seperti UGM Yogyakarta, UI Jakarta, ITB Bandung, USU Medan, Unsri Palembang, Universitas Pertamina Jakarta, Undip Semarang, Unair Surabaya, Universitas Brawijaya Malang, Unhas Makassar, Universitas Pattimura Ambon dan Universitas Cendrawasih Jayapura,” papar Agus.
Sedangkan Beasiswa Afirmasi Daerah Operasi Pertamina, kata dia, merupakan sebuah apresiasi bagi putra-putri bangsa yang berkuliah di sekitar area operasi PT Pertamina (Persero), meliputi Rokan-Riau, Tuban Jawa Timur, Balikpapan dan Karawang Jawa Barat. “Kampus yang sudah bermitra untuk jenis beasiswa ini adalah Universitas Riau (Pekanbaru), STAI Tuangku Tambusai (Rokan Hulu), Universitas Pasir Pengaraian (Rokan Hulu), STAI Sulthan Syarif Hasyim Siak (Siak), dan Universitas Islam Riau (Riau), Universitas PGRI Ronggolawe dan Universitas Sunan Bonang (Tuban), Institut Teknologi Kalimantan (Balikpapan), Universitas Balikpapan, STT Migas Balikpapan, serta Universitas Singaperbangsa Karawang,” jelasnya.
Lebih jauh Agus mengungkapkan, bahwa Beasiswa Pertamina Sobat Bumi merupakan bagian dari program Pertamina Foundation untuk menciptakan SDM unggul sebagai basis penciptaan kader pemimpin yang tangguh memasuki era revolusi industry 4.0.
“Beasiswa Pertamina Sobat Bumi menjaring generasi muda yang cerdas visioner untuk menjadi kader pemimpin masa depan. Tahun ini, Pertamina Foundation akan memberikan beasiswa kepada 280 mahasiswa di 25 kampus yang tersebar di seluruh Indonesia, baik jenjang sarjana maupun kejuruan atau diploma,” ujar Agus.
Masih menurut Agus, selain memberikan bantuan uang untuk SPP dan biaya hidup per-bulan, penerima beasiswa sobat bumi juga akan diikutsertakan dalam kegiatan capacity building dan green action sebagai rangkaian pembelajaran dan pembentukan karakter sobat bumi.
“Pendaftaran Beasiswa dibuka serentak di semua perguruan tinggi mitra mulai tanggal 18 April 2020 dengan kuota 280 orang di 25 kampus yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Khusus Tahun 2020, Pertamina Foundation mengalokasikan sebagian kuota penerima beasiswa bagi pendaftar yang terdampak wabah pandemik Covid-19,” tukasnya.
Seperti diketahui, pada tahun 2020 ini tengah terjadi wabah pandemic Covid-19 yang terus meluas di Indonesia dan belum dapat terprediksi secara akurat masa berakhirnya. Oleh karena itu, Pertamina Foundation sangat konsen dalam pemulihan kehidupan bagi masyarakat yang terkena wabah Covid-19.
“Kami sangat responsif terhadap penanganan Covid-19 yang sedang terjadi. Kami akan berusaha semampu kami untuk membantu garda terdepan dan memulihkan kehidupan masyarakat yang terkena dampak dari penyebaran virus tersebut. salah satunya memberi kuota khusus bagi mahasiswa terdampak covid,” papar Agus.
Selain itu, lanjut dia, sistem seleksi beasiswa tahun ini dilakukan hanya secara online atau aplikasi berbasis website untuk mengurangi aktifitas diluar rumah. “Bersama akademisi kampus, pejabat Pertamina dan juga tokoh-tokoh nasional seperti Yayasan Dian Sastro, The Jakarta Pos, HOPE Indonesia akan menjadi bagian tim interviewer dalam proses seleksi beasiswa dengan system videoconference,” katanya.
“Pertamina juga mendukung program penciptaan tenaga terampil siap kerja melalui Beasiswa Pertamina Vokasi, yaitu dengan mitra Politeknik Negeri Fak-Fak di Papua Barat dan Politeknik Negeri Kupang di NTT,” tambah Agus.
Persyaratan dan pendaftaran dapat dilakukan melalui website resmi Pertamina Foundation di laman beasiswa.pertaminafoundation.org. Perkembangan terbaru mengenai Beasiswa juga dapat dilihat di media social resmi Pertamina Foundation.
“Kami berharap mahasiswa di kampus mitra yang memenuhi syarat dapat mendaftar secara online. Kami undang generasi muda cerdas yang siap menerima tantangan untuk menjadi kader pemimin yang membawa Indonesia menang dipercaturan dunia,” tutup Agus.
Sementara respon dari mitra sangat bagus dan antusias untuk menginformasikan adanya pembukaan beasiswa. “Alhamdulillah, Terimakasih kami yang tak terhingga kepada Pertamina Foundation karena telah memilih dan mempercayai STAI Tuanku Tambusai sebagai salah satu mitra Beasiswa Pertamina. Kami berharap program ini ada setiap tahunnya untuk mendukung dan memberikan semangat para mahasiswa untuk menjadi generasi masa depan yang handal,” kata Hidayati, Ketua STAI Sulthan Syarif Hasyim Siak.
”Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan sebagai mitra PF dalam rangka meningkatkan SDM di bidang pendidikan khususnya bagi masyarakat Papua dan Papua Barat melalui program beasiswa,” tambah Anthonius LS. Haans, Wakil Direktur Bid. Akademik & Kemahasiswaan Polinef Falfak.(Sya)
Benny Rhamdani Siap Perangi Sindikasi PMI Nonprosedural

Benny Rhamdani Siap Perangi Sindikasi PMI Nonprosedural

Jakarta, jurnalkota.id
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani mengatakan, bahwa memperbaiki tata kelola penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi kunci untuk mengikis Pekerja Migran ilegal secara signifikan. Karena selain melindungi PMI, negara juga akan diuntungkan dari peningkatan devisa yang dihasilkan.
“Kita akan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, Kementerian Tenaga Kerja, Ditjen Imigrasi Kementerian hukum dan HAM, perwakilan RI di negara-negara penempatan untuk mengatasi persoalan tersebut,” kata Benny di sela serah terima jabatan sebagai Kepala BP2MI dari Plt. Kepala BP2MI, Tatang Budie Utama Razak, di Jakarta, Kamis (16/4/2020).
“Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin men- _declare_, menyatakan perang terhadap sindikasi pengiriman PMI non prosedural, mereka adalah musuh negara dan kita wajib melindungi hak dan martabat PMI, karena sejatinya kita adalah pelayan mereka,” tambah mantan aktivis 98 ini.
Menurut dia, sebagai Badan baru mengganti BNP2TKI, posisi BP2MI sangat strategis sebagai pelaksana kebijakan pelindungan PMI dan keluarganya. Apalagi di tengah pandemi Covid 19, BP2MI harus membuktikan berada di garda terdepan dengan kebijakan yang tepat dan tindakan yang cepat, mengantisipasi kepulangan PMI, maupun yang masih bertahan di negara-negara tujuan penempatan.
“Seperti Malaysia contohnya, perkiraan saya ribuan PMI kita yang undocumented dan bekerja harian, dan tidak tertangani, bahkan kelaparan dan butuh bantuan segera, kita akan segera upayakan untuk mengatasi masalah tersebut, sesegera mungkin dengan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga serta kedutaan kita di Malaysia,” paparnya.
Ia juga menekankan bahwa protokol penanganan kepulangan PMI yang komprehensif, multisektor dan sinergi lintas Kementerian/Lembaga sangat dibutuhkan. “Sinergi kelembagaan, menjalin kerjasama, dan koordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Luar Negeri serta pemerintah daerah di semua jenjang hingga ke pemerintah desa, akan segera dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi serta mengantisipasi,” tukasnya.
“Sejak kemarin saya dilantik dan serah terima hari ini saya akan tancap gas bekerja tanpa berlama-lama dan tidak mengenal fase jeda. Mari lari bersama dalam bekerja, karena jika memilih jalan kaki dalam bekerja pasti akan tertinggal kereta. Karena itu saya memilih cara berlari dalam bekerja,” pungkas Benny.
Pelantikan Benny sendiri berdasarkan Keputusan Presiden No 72/TPA tahun 2020 tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi utama di lingkungan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia  (BP2MI) tertanggal 13 April 2020.
Benny merupakan pimpinan pertama BP2MI setelah adanya perubahan kelembagaan dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), sejak dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 90 Tahun 2019 pada akhir 2019.
Di tengah pandemi Covid-19 ini, proses serah terima jabatan tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, dengan menjaga jarak sekitar 1 meter dan tanpa adanya jabatan tangan untuk pemberian ucapan selamat. Seluruh undangan yang hadir juga diharuskan menggunakan masker selama proses tersebut.(Sya)
Pertamina & Hiswana Bagikan APD ke RS COVID-19

Pertamina & Hiswana Bagikan APD ke RS COVID-19

Jakarta, jurnalkota.id

PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I bersama Hiswana Migas Labuhan Batu dan Padang Lawas Utara menyalurkan bantuan alat medis kepada RS rujukan COVID-19.

“Bantuan yang diberikan berupa, 200 buah hazmat suit serta 200 buah masker N95. Diserahkan kepada RS rujukan COVID-19 yaitu RSUD Pringadi dan RSUD Rantauprapat,” ujar Unit Manager Comm. Rel. & CSR MOR I, M. Roby Hervindo dalam pesan tertilisnya yang diterima jurnalota.id di Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Bantuan diserahkan langsung oleh Sales Branch Manager Pertamina Rayon II Sibolga kepada Direktur RSUD Pirngadi, dr. Suryadi Panjaitan dan  Direktur RSUD Rantauprapat, dr. Syafril R. Maulana pada Rabu (15/04).

Dalam kesempatan itu, turut hadir Bupati Labuhan Batu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe. “Semoga bantuan yang diberikan, bisa bermanfaat bagi dokter dan tenaga medis di RSUD Rantauprapat ini,” ujar Andi.

Sementara Kepala RSUD Pirngadi Dr. Suryadi Panjaitan mengungkapkan apresiasi kepada pihak Pertamina serta Hiswana atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih kepada Pertamina dan Hiswana Migas, yang telah membantu kami dalam meningkatkan pelayanan terhadap pasien COVID-19,” ungkapnya.

Berdasarkan data Selasa (14/04) Gugus Tugas COVID-19 Propinsi Sumatera Utara, jumlah kasus positif terinfeksi COVID-19 sebanyak 100 orang. Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat sebanyak 101 orang dan untuk orang dalam pengawasan (ODP) berjumlah 2.421 orang.

Penambahan jumlah PDP dan ODP, berdampak pada peningkatan kebutuhan alat kesehatan bagi tenaga medis. Alhasil alat kesehatan seperti APD menjadi sulit ditemukan.

Pada kesempatan itu, Roby juga mengatakan bahwa di tengah kondisi pandemi, Pertamina MOR I tetap mempersiapkan kebutuhan energi jelang bulan Ramadhan. Untuk itu pihaknya membentuk satuan tugas Ramadhan, Idhul Fitri dan COVID-19 (Satgas Rafico) yang mulai bertugas sejak 8 April hingga 8 Juni 2020.

“Kami memprediksi kebutuhan masyarakat Sumut selama periode Ramadhan dan Idhul Fitri, untuk BBM jenis gasoline (bensin) sebanyak 106 juta liter. Untuk BBM jenis gasoil (solar) sebesar 76 juta liter,” ungkap Roby.

Sedangkan untuk konsumsi Elpiji 3 Kg, lanjut Roby, pihaknya memperkirakan akan terjadi kenaikan konsumsi. “Prediksi peningkatan konsumsi sekitar lima persen. Sehingga Pertamina menyiapkan sekitar 10,91 juta tabung. Bertambah 541 ribu tabung dibanding konsumsi normal sebesar 10,37 juta tabung,” tukasnya.

Sementara itu, meski sektor penerbangan mengalami penurunan konsumsi akibat pembatasan mobilisasi. Pertamina tetap akan menjaga pasokan Avtur untuk melayani kebutuhan maskapai.

“Pertamina terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti Pemprov, aparat TNI dan Polri terkait distribusi BBM, Elpiji dan Avtur bagi masyarakat. Sehingga meski ada pembatasan mobilisasi, kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Apalagi sekarang sudah tersedia layanan antar produk yaitu Pertamina Delivery Service,” tutup Roby.(Sya)

 

Pertamina Peduli Bantu 1.050 Paket Sembako dan APD di Aceh

Pertamina Peduli Bantu 1.050 Paket Sembako dan APD di Aceh

Jakarta, jurnalkota.id

Pandemik Covid-19 memiliki efek yang besar termasuk diantaranya aspek ekonomi. Menurunnya perekonomian di Indonesia, membuat sejumlah bisnis terkena dampaknya. Dilansir dari Menteri Tenaga Kerja, setidaknya terdapat 1,5 juta orang pekerja yang terimbas virus corona sehingga harus #dirumahaja.

Pembatasan mobilisasi untuk mencegah penyebaran COVID-19, mengakibatkan pendapatan masyarakat menurun. Untuk meringankan beban warga kurang mampu dan rentan, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I membantu 1.050 paket sembako bagi masyarakat Provinsi Aceh.

“Paket sembako ini kami bagikan kepada Dinas Sosial Aceh dan warga di sekitar lokasi lima Fuel Terminal (FT) serta satu Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di Provinsi Aceh. Total bantuan yang diberikan sebanyak 1.050 paket sembako,” kata Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I, Roby Hervindo dalam keterangan persnya yang diterima jurnalkota.com di Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Menurut dia, untuk tiap lokasi mendapatkan 150 paket sembako yang masing-masing berisi beras 5kg, gula 1kg, dua buah sarden kaleng, madu, serta sabun cair. Sembako mulai dibagikan pada 6 hingga 17 April. “Paket sembako diserahkan melalui Dinas Sosial Aceh, FT Sabang, FT Krueng Raya, FT Lhokseumawe, FT Simeuleu, FT Meulaboh, serta DPPU Sultan Iskandar Muda,” katanya.

Selain paket sembako, Pertamina juga memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan masker bagi petugas medis. Sales Area Manager Retail Aceh, Ferry Pasalini, memberikan langsung bantuan APD dan masker kepada Ikatan Dokter Indonesia wilayah Aceh. Pemberian ini diberikan pada Rabu (15/4) bertempat di Seketariat IDI wilayah Aceh.

“Untuk melindungi tenaga medis yang sedang berjuang, kami berinisiatif memberikan APD dan masker sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap penanganan Covid-19 khususnya di Aceh,” kata Ferry.

Ketua IDI Wilayah Aceh, Safrizal, menerima langsung bantuan APD dan masker ini. Safrizal mengungkapkan terima kasih kepada Pertamina karena telah hadir membantu tenaga medis dalam mendapatkan alat-alat ini.

“Dengan adanya APD dan Masker, diharapkan tenaga medis khususnya di Aceh dapat terlindungi berjuang untuk menangani Covid-19,” tutur Safrizal.

Bantuan yang diberikan berupa Hazmat Suit 30 buah, kacamata 30 buah, sarung tangan 30 buah, sepatu bot 30 buah, serta masker jenis N95 sebanyak 60 buah.

“Sesuai arahan Menteri BUMN, kami mendukung Pemprov Aceh dalam penanganan pandemi COVID-19. Semoga dapat sedikit membantu,” tutup Roby.(Sya)

 

Harga Hanya USD 6, Pemanfaatan Gas Bumi Bakal Surut

Harga Hanya USD 6, Pemanfaatan Gas Bumi Bakal Surut

Jakarta, jurnalkota.id

Keputusan Menteri ESDM Arifin Tasrif memaksakan harga gas industri tertentu dan PLN sebesar USD 6 per MMBTU di plant gate dinilai bakal menyurutkan perluasan pemanfaatan gas bumi. Pasalnya, kebijakan harga gas yang jauh dari tingkat keekonomian proyek akan membuat pembangunan infrastruktur gas bumi semakin sulit.

“Jika harga gas diatur sedemikian rendah dan tidak memberi ruang bagi perusahaan niaga untuk mendapatkan keuntungan yang layak, jangan berharap terlalu banyak terhadap optimalisasi gas bumi. Dengan biaya dan risiko yang besar, perusahaan niaga tentu akan membatasi ekspansi pembangunan infrastruktur gas bumi,” kata

Pengamat Energi dari ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro dalam keterangannya, Rabu (15/4).

Menurut dia, gas bumi Indonesia memiliki karakteristik dimana sumber gas sebagian besar berada di wilayah Indonesia Bagian Timur. Sementara konsumsi gas terbesar berada di Indonesia Bagian Barat. Dalam situasi inilah infrastruktur menjadi kunci dalam mengoptimalkan sumber daya alam nasional ini untuk kepentingan domestik.

“Besarnya cadangan gas bumi yang saat ini ada di Indonesia tak berarti tanpa dukungan infrastruktur yang memadai. Harusnya pemerintah fokus membangun infrastruktur ini jika tak ingin terbebani impor BBM yang semakin besar,” tukasnya.

Dengan harga gas bumi yang hanya USD 6 per MMBTU, kata Komaidi, sejumlah target kinerja jangka panjang terkait optimalisasi gas bumi yang telah ditetapkan pemerintah nakal sulit tercapai.

“Sebagai contoh dalam rencana Induk Infrastruktur Gas Bumi Indonesia 2016-2030 Kementerian ESDM menargetkan pipa open acces bertambah menjadi 9.992 km atau bertambah 5.695 km dibandingkan tahun 2016. Kemudian pipa hilir ditargetkan bertambah 1.140,70 km menjadi 6.301 km. Sehingga total panjang pipa gas bumi di Indonesia mencapai 16.364 km dari posisi tahun 2016 sepanjang 9.528,18 km,” papar Komaidi.

Menurutnya, Namun, pemerintah akan sulit mewujudkan target ambisius itu. Di sisi lain, mengandalkan pengembangan infrastruktur gas bumi kepada PGN juga berat. Pasalnya kemampuan PGN untuk membangun infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir terus menurun. Terbukti net profit margin PGN selama periode 2015-2019 turun rata-rata 40 persen setahun.

“PGN yang didukung pemerintah saja makin kedodoran untuk membangun infrastruktur. Dengan harga gas yang semakin tidak menarik, siapa yang mau bangun infrastruktur gas bumi. Tidak ada pebisnis yang mau rugi, apalagi investor,” tegas Komaidi.

Lebih jauh Komaidi mengatakan, dengan kebijakan pemerintah yang seringkali berubah dan politis, ketahanan energi nasional menjadi taruhan. “Yang terdekat adalah realisasi target bauran energi  pembangkit listrik yang telah diputuskan, dimana bauran gas bumi ditargetkan mencapai 22,2 persen,” ujarnya.

Untuk mencapai target itu, lanjut Komaidi, dibutuhkan pembangunan berbagai infrastruktur gas bumi  agar mampu menjangkau wilayah-wilayah baru. “Dengan iklim bisnis yang tidak kondusif seperti saat ini, sektor gas bumi beserta pembangunan infrastrukturnya akan mengalami stagnasi. Apalagi wabah Corona yang datang tiba-tiba telah merontokkan hampir semua aktivitas ekonomi kita,” tambah Komaidi. (Sya)

About Jurnal Kota.id

Portal berita yang menyajikan informasi aktual, fakta dan terpercaya. Lahir dengan moto “Bicara Sesuai Fakta”. Keseimbangan dalam menyajikan realita dengan Cover Both Side. Disajikan dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat dan referensi untuk para pengambil keputusan.

Media Jurnal Kota terbit dalam bentuk cetak dan media online. Untuk pemasangan iklan cetak dan online dapat menhubungi (021) 54331420

Penerbit : PT. Media Tiga Serangkai
Rukan Gading Kirana Blok D 6 No. 32 Kelapa Gading Jakarta Utara 14240
Telp. (021) 45874085 Fax. (021) 45878796
jurnalkota03@gmail.com / jurnalkota2020@gmail.com

Jurnal Kota.id
(021)45874085

Mobile : 081218881273 –
jurnalkota03@gmail.com – juralkota2020@gmail.com